Sabtu, 15 Maret 2014
Browse »
home»
di
»
menyusuri
»
purbakala
»
situs
»
tulungagung
»
Menyusuri Situs Purbakala Di Tulungagung






Arca Gayatri itu bertatahkan cukup halus dan rapi. Sayang kepala arca ini tak berbekas dan hilang entah kemana .









3. Situs Gua Pasir







Sedangkan di bagian kiri dan kanan ceruk juga terdapat Relief bergambar seorang pria gendut yang berbibir tebal dan bersorban sedang berpelukan dengan seorang wanita yang mengenakan perhiasan giwang dan kalung yang cukup besar sedang bertelanjang dada. Pada relief di bagian kiri sosok wanita itu tampak meremas payudaranya sendiri.




Candi itu adalah Candi Mirigambar yang berada di Dusun Mirigambar Desa Mirigambar Kecamatan Sumbergempol. ada sebuah bangunan candi bernama Candi Mirigambar. Bila dilihat sepintas memang tak ada yang menarik dari Candi Mirigambar yang berlokasi di dekat perkampungan dan persawahan itu.




Warga setempat menganggap relief-relief itu sebagai adegan dalam kisah Angling Darma. Sementara ada ahli sejarah yang berpendapat bahwa relief-relief itu berkisah tentang kisah Panji yang bisa dikenali karena memakai tekes ( blangkon ), bertelanjang dada dan memakai penutup kain pada bagian bawahnya.
Sayang, ada tiga panel relief candi yang hilang karena dijarah pencuri. Termasuk relief bergambar kelinci dan hanya meninggalkan lubang bekas penjarahan saja.Tentang candi ini ada sebuah laporan dari Belanda tahun 1915 yang menyebutkan bahwa kondisi candi tidak jauh beda dengan sekarang. Menurut foto dari N.J.Krom, bagian timur candi sudah rusak namun masih terdapat relief.
Ada gapura masuk yang lebih tinggi, dengan beberapa relief di kaki candi yang masih ada dan masih utuh. relief bergambar kelinci dan juga pilaster bergambar garuda masih terdapat di beberapa sudut candi.



Menyusuri Situs Purbakala Di Tulungagung
Segitiga Emas Purbakala, begitulah ungkapan yang bisa diberikan pada daerah yang bernama Boyolangu di Tulungagung - Jawa Timur. Pasalnya, di daerah yang berjarak sekitar 8 km dari pusat kota ini banyak terdapat bangunan dan situs purbakala.

Sebagai jejak peradaban masa lampau dengan berbagai kisah dan pesona keindahannya, bangunan dan situs purbakala itu juga menjadi destinasi wisata alternatif.

Walau beberapa diantaranya dalam keadaan yang sudah tidak utuh lagi, toh tak membuat surut pengunjung untuk berwisata kesana.
_____________________________________

Click : Menambang Uang Melalui Facebook Dan Blog
___________________________________
Walau beberapa diantaranya dalam keadaan yang sudah tidak utuh lagi, toh tak membuat surut pengunjung untuk berwisata kesana.
1. Candi Gayatri

Mendengar nama Gayatri tentu identik dengan nama seorang wanita yang cantik sebagaimana Dewi Gayatri.
Tetapi Gayatri yang satu ini adalah nama sebuah arca dan sekaligus juga nama Candi di dusun Boyolangu, kelurahan Boyolangu, kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Lokasinya sekitar 1 km dari jalan raya dan berada di tengah perkampungan.

CLicK : Promo Master Web Network
Tetapi Gayatri yang satu ini adalah nama sebuah arca dan sekaligus juga nama Candi di dusun Boyolangu, kelurahan Boyolangu, kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Lokasinya sekitar 1 km dari jalan raya dan berada di tengah perkampungan.

Candi ini menghadap ke arah barat dan ditemukan pada tahun 1914 dalam keadaan tertimbun tanah Karena itu Candi Gayatri ini juga disebut dengan nama Candi Boyolangu. Pada bagian tangga batu candi ini terdapat tulisan angka 1289 Ç (1367 M) dan 1291 Çaka (1369 M).

Diduga tulisan angka tahun itu kemungkinan dipakai untuk menandai tahun pembuatan dari Candi Gayatri, yaitu pada zaman kerajaan Majapahit.
Di dalam kawasan candi ini terdapat satu candi induk dan dua candi perwara di sebelah selatan dan utaranya. Candi induk berukuran 11,40 m x 11,40 m.

Click : Tips dan Panduan Lengkap Cepat Hamil
Di dalam kawasan candi ini terdapat satu candi induk dan dua candi perwara di sebelah selatan dan utaranya. Candi induk berukuran 11,40 m x 11,40 m.

Di dalamnya terdapat arca Gayatri , yaitu arca wanita perwujudan dari ratu Sri Rajapatni, nenek dari raja Hayam Wuruk.Arca itu berukuran panjang 1,1 m, lebar 1 m dan tinggi 1,2 m.

Arca Gayatri itu bertatahkan cukup halus dan rapi. Sayang kepala arca ini tak berbekas dan hilang entah kemana .
______________________________________________
Dapatkan Poin Gratis Di Surfactif

Tukar Point Gratis Anda Dengan Euro di Surfactif
Daftar Gratis Tanpa Menjual atau Membeli Produk
_______________________________________________
2. Candi Sanggrahan

Dari Candi Gayatri saya kemudian melanjutkan perjalanan menuju ke lokasi berikutnya yaitu Candi Sanggrahan. Jaraknya sekitar 1,5 km dari Candi Gayatri dengan melewati kawasan Pasar Boyolangu. candi ini berada di Dusun Sanggrahan , Desa Sanggrahan.

Candi Sanggrahan berada pada daerah pemukiman yang cukup subur. Tediri dari tiga bangunan,yang sayangnya masing – masing sudah tidak utuh lagi karena runtuh pada beberapa bagiannya.

Candi Sanggrahan merupakan Kompleks percandian dengan terdiri atas sebuah bangunan induk. Bangunan Utama yang hanya tersisa bagian tengah dan bawahnya saja ini berukuran panjang 12.60m lebar 9.05 m tinggi 5.86 cm.

Bangunan ini terdiri atas empat Tingkat yang masing – masing berdenah bujur sangkar dengan arah Atap menghadap ke Barat. Selain itu juga ada dua bangunan kecil lainnya yang berada di sebelah Timur

Bahan yang digunakan dalam pembangunanya adalah Batu Bata dengan kombinasi batu andesit pada beberapa bagiannya.

Pada dinding batu andesit itu terdapat beberapa Relief bergambar satwa Harimau. Ada juga beberapa panil relief yang Polos tanpa Gambar apapun.

Yang menarik, candi Sanggrahan ini berada pada bangunan datar yang terbuat dari batu bata. Sehingga untuk menuju ke bangunan candi utama harus dengan meniti tangga yang juga terbuat dari batu bata.

Sign Up PAYZA For Free
3. Situs Gua Pasir

Ketika mendengar nama Gua Pasir di Tulungagung – Jawa Timur, benak saya tertuju pada sosok gua yang ada di daerah berpasir, ada pasir di dalam gua atau apapun yang berkenaan dengan pasir sebagai bahan material Bangunan.

Namun anggapan itu ternyata runtuh ketika berkunjung ke Gua Pasir ini.

Mudahnya Transaksi ONline Dengan IPAYMU
Namun anggapan itu ternyata runtuh ketika berkunjung ke Gua Pasir ini.

Ternyata tak ada pasir sama sekali di gua itu. Letaknya juga tidak pada daerah yang berpasir. Justru letaknya ada di dalam hutan dengan banyak tebing berbatu besar. Gua Pasir juga tidak seperti sosok gua pada umumnya yang memiliki banyak Lorong-lorong di dalamnya.

Lokasi Gua Pasir cukup dekat. Sekitar 10 km ke arah timur dari Pusat Kota Tulungagung, Jawa Timur.Akses Jalan kesana juga cukup bagus dan lancar.Secara administratif, Gua Pasir terletak di dusun Pasir, desa Junjung, kecamatan Sumbergempol – Tulungagung.Karena tak ada petugas yang memandu, saya mencoba mencari lokasi Gua Pasir itu dengan mengikuti dan saja jalur berbatu itu yang ada.

Di sekitar lokasi ini terdapat sebuah makam kuno yang oleh warga setempat disebut dengan Makam Mbah Bodho. Yang menarik, di depan makam kuno ini ada beberapa Arca, umpak, Miniatur bangunan, Padma dan batu-batu kuno yang sayang bentuknya banyak yang tidak utuh.

Cukup susah juga melewati jalur lereng berbatu itu. Tanpa ada pegangan dengan susunan bebatuannya yang tidak rapi. Masih Alami memang. Namun terasa merepotkan bagi yang tidak biasa melewati jalur dengan banyak bongkahan batu besar. Ternyata lokasinya cukup tinggi sekitar 80 meter dan berada di Tebing batu karst.Untuk menuju ke sana tentu harus melewati jalur berbatu itu dengan berpegangan pada celah-celah tebing.

Rasa was-was dan tegang sangat terasa ketika melewati undak-undakan kecil itu. Selain tak ada pegangan, lebar pijakan undak-undakan itu juga tak ada hanya sekitar 25 cm. Sungguh sangat berresiko karena bisa terjatuh kalau melangkah dengan tidak ekstra hati-hati. Setelah sesekali menarik nafas dan beristirahat, akhirnya sampai juga di depan lubang gua.
=====================================================================
Menambang Uang Melalui Facebook dan Blog
Bisnis Online Modal Rp 10 Ribu
Nuansa Keindahan Tiga Negara di Masjid Jin
Misteri Masjid Jin Yang Indah dan Megah
Wisata Religi Ke Pura Di Jawa Timur
Masjid Muhammad Cheng Hoo Yang Berhias Lampion
Keunggulan Bergabung dan Menulis di Vlog - Vivanews
Jejak Tragedi Gerbong Maut Di Museum Brawijaya
Jejak Kebesaran Sunan Giri Di Gresik
Mahkota Emas Kerajaan Dan Kesultanan Di Nusantara
Patung Budha Yang Indah dan Unik Di Jawa Timur
Kelenteng Dengan Lukisan Kuno Yang Indah
Jejak Budaya Masa Lampau Di Makam Sunan Bonang
Budaya Minum Tuak Di Bumi Ronggolawe
Merajut Kenangan Indah Di Malioboro Yogyakarta
Busana Kerancang Betawi Yang Indah Dan Menawan
Eksotisme Wisata Air Terjun Sri Gethuk
Swastika Ala Nazi Di Kelenteng Kwan Sing Bio
Nuansa Seram Dalam Ritual Sumpah Pocong
Mengenang Gus Dur Di Kelenteng Boen Bio
Menikmati Surabaya Dengan Surabaya Heritage Track
Legenda Kwan Kong Di Kelenteng Kwan Sing Bio
Suharto, Hercules Bergigi Baja Dari Tuban
Masjid Aschabul Kahfie Di Dalam Gua Yang Unik
Nostalgia Masa Kecil Di Museum Anak Kolong Tangga
Ovi, Gadis Hulk Yang Perkasa Dari Tuban
Menguji Nyali Di Tebing Watu Ondo
Mengenang Fenomena Aneh Gadis Kristal Di Tuban
Camilan Ampo Yang Terbuat Dari Tanah
Ongkek Yang Langka Di Museum Kambang Putih Tuban
Dinding Jebol Jejak Pelarian Pangeran Diponegoro
Foto Rongten Korban Santet Di Surabaya
Mobil Rolls Royce Kuno Milik Dinasti Sampoerna
Tips Optimal Memperoleh Rezeki Di Blog
Tips Optimal Dalam Bergabung Dengan Program Afiliasi
Sambil menarik nafas karena beratnya medan yang dilalui bisa dengan mengamati keadaan gua Pasir. Dari ketinggian Gua Pasir ini kita dapat menebarkan pandangan menikmati panorama alam Desa Junjung dan sekitarnya.
=====================================================================
Break Session :
Baca juga artikel-artikel menarik lainnya di Blog ini dengan Langsung KLIK Link di bawah ini atau kata-kata berwarna Biru lainnya :
Menambang Uang Melalui Facebook dan Blog
Bisnis Online Modal Rp 10 Ribu
Nuansa Keindahan Tiga Negara di Masjid Jin
Menambang Rezeki Melalui Afiliasi Web Hosting
Candi Yang Tak Selesai Jejak Kerajaan Singhasari
Indahnya Gereja Kayu Tangan Yang Bergaya Gothic
Tank Yang Legendaris Di Museum Brawijaya
Misteri Masjid Jin Yang Indah dan Megah
Wisata Religi Ke Pura Di Jawa Timur
Masjid Muhammad Cheng Hoo Yang Berhias Lampion
Keunggulan Bergabung dan Menulis di Vlog - Vivanews
Jejak Tragedi Gerbong Maut Di Museum Brawijaya
Jejak Kebesaran Sunan Giri Di Gresik
Mahkota Emas Kerajaan Dan Kesultanan Di Nusantara
Koleksi Benda Yang Menyeramkan Di Museum Kesehatan
Jejak Tragedi Gerbong Maut Di Malang
Tips Optimal Memperoleh Rezeki Di Blog
Tiga Mobil Kuno Yang Legendaris Di Jawa Timur
Candi Masa Kerajaan Majapahit Di Trowulan
Untaian Kisah Menarik Di Kelenteng Kwan Sing Bio
Jejak Letusan Di Gunung Bromo dan Gunung Kelud
Kelenteng Kuno Di Kota Jombang
Patung Budha Yang Indah dan Unik Di Jawa Timur
Kelenteng Dengan Lukisan Kuno Yang Indah
Jejak Budaya Masa Lampau Di Makam Sunan Bonang
Wanita Inspiratif Ala Putri Herlina Dan Lennes Imut-imut
Gereja Yang Indah Dan Unik Di Jawa Timur Bebatuan yang Indah Dan Bercahaya Di Lamongan
Monumen Pesawat Yang Legendaris Di Jawa Timur
Sensasi Memetik Teh Di Kebun Teh Kertowono
Kisah Batu Kodok Di Lamongan
Nasi Boran Yang Khas Dan Nikmat Di Lamongan
Monumen Pesawat Yang Legendaris Di Jawa Timur
Sensasi Memetik Teh Di Kebun Teh Kertowono
Kisah Batu Kodok Di Lamongan
Nasi Boran Yang Khas Dan Nikmat Di Lamongan
Patung Gajah Mungkur Yang Unik Di Gresik
Pelabuhan Kuno Yang Legendaris Di Tuban
Merenda Kenangan Di Pantai Pasir Putih SitubondoKisah Batu Gajah Yang Unik Di Tuban
Jejak Nostalgia Wisata Museum Di Surabaya
Menyapa Monyet Liar Di Pemandian Bektiharjo
Indahnya Kesenian Kuda Di Jawa Timur
Pelabuhan Kuno Yang Legendaris Di Tuban
Budaya Minum Tuak Di Bumi Ronggolawe
Merajut Kenangan Indah Di Malioboro Yogyakarta
Busana Kerancang Betawi Yang Indah Dan Menawan
Eksotisme Wisata Air Terjun Sri Gethuk
Uniknya Memancing Di Ranu Grati Pasuruan
Sejuta Kisah Menarik Di Kelenteng Kwan Sing Bio
Jejak Perjuangan Bangsa Di Museum Benteng Vredeburg
Koleksi Wayang Kulit Di Museum Santet
Swastika Ala Nazi Di Kelenteng Kwan Sing Bio
Nuansa Seram Dalam Ritual Sumpah Pocong
Mengenang Gus Dur Di Kelenteng Boen Bio
Menikmati Surabaya Dengan Surabaya Heritage Track
Legenda Kwan Kong Di Kelenteng Kwan Sing Bio
Suharto, Hercules Bergigi Baja Dari Tuban
Masjid Aschabul Kahfie Di Dalam Gua Yang Unik
Eksotisme Tradisi dan Budaya Dalam Pengantin Betawi
Megahnya Istana Kaisar Di Kelenteng Kwan Sing BioNostalgia Masa Kecil Di Museum Anak Kolong Tangga
Ovi, Gadis Hulk Yang Perkasa Dari Tuban
Menguji Nyali Di Tebing Watu Ondo
Mengenang Fenomena Aneh Gadis Kristal Di Tuban
Camilan Ampo Yang Terbuat Dari Tanah
Ongkek Yang Langka Di Museum Kambang Putih Tuban
Dinding Jebol Jejak Pelarian Pangeran Diponegoro
Foto Rongten Korban Santet Di Surabaya
Mobil Rolls Royce Kuno Milik Dinasti Sampoerna
Koleksi Tengkorak Manusia Di Museum Santet
Sumur Gemuling Yang Keramat Di Makam Sunan Bejagung
Misteri Jutaan Ikan Keramat Di Gua Ngerong
Jejak Budaya Kerajaan Majapahit Di Candi Jabung
Aksi Premanisme Di Air Terjun Madakaripura
Ondel-ondel Betawi Yang Unik dan Artistik
Misteri Jutaan Ikan Keramat Di Gua Ngerong
Jejak Budaya Kerajaan Majapahit Di Candi Jabung
Aksi Premanisme Di Air Terjun Madakaripura
Ondel-ondel Betawi Yang Unik dan Artistik
Oleh-oleh Dendeng Tokek Dari Probolinggo
Ancaman Maut Di Anak Gunung Kelud
Jejak Vandalisme Makam Belanda Di Surabaya
Spa Alami Di Wisata Gunung Kelud
Penampakan Hantu Di Petilasan Gembul
Kelenteng Boo Hway Bio Yang Indah Di Mojoagung
Misteri Gedung Singa Di Kota Surabaya
Nuansa Menegangkan Di Terowongan Gunung Kelud
Tauwa, Kuliner Peranakan Tionghoa Di Nusantara
Sayembara Unik Mengangkat Mesin Ketik Kuno
Sejuta Kekaguman Di Wisata Gunung Kelud
Mobil Mercedes Benz Kuno Peninggalan Bung Karno
Relief yang Erotis Di Candi Penataran
Nostalgia Bung Karno Dengan Tokoh-tokoh Dunia
Gereja Batu Yang Unik Di Puhsarang Kediri
Patung Budha Sedang Tidur Di Mojokerto
Nostalgia Bung Karno dengan Tokoh Populer Dunia
Relief yang Erotis Di Candi Penataran
Kelenteng Hok Liong Kiong Yang Indah Di Jombang
Patung Makco Thian Shang Sen Mu Di Kediri
Masjid Cheng Ho Yang Indah Unik Di Surabaya
Gadis di Tuban Penarik Truck Dengan Menggunakan Rambut dan Gigi
Kerangka Gajah Purba Di Lamongan
Wisata Religi Di Makam Sunan Giri
Nasi Krawu Yang Nikmat dan Khas Gresik
Kue Pudak yang Nikmat dan Khas Gresik
Gedung Setan Yang Terkenal Di Surabaya
Mengenang Marching Band Sampoerna Yang Fenomenal
Indahnya Panorama Senja Di Pantai Kartini
Pasar Tradisional Di Ranuyoso Yang Eksotis
Kelenteng Sumber Naga Di Kota Probolinggo
Nenek Penghuni Hutan Pinus Di Banyuwangi
Bunker Peninggalan Belanda Di Surabaya
Wisata Guci Alit Yang Indah Di Lumajang
Pura Luhur Poten Di Lautan Pasir Gunung Bromo
Gunung Bromo Yang Indah Dan Mengesankan
Lokomotif Kuno Di Museum Probolinggo
Tips Optimal Dalam Bergabung Dengan Program Afiliasi
Tips Mencari Dan Mendapatkan Pemasang Iklan Di Blog
Tips Mencari dan Mendapatkan Pemasang Iklan Di Blog #2
Tips Mencari dan Mendapatkan Pemasang Iklan Di Blog #3
Tips Jitu Untuk Meningkatkan Traffic Situs atau Blog
================================================================
Sambil menarik nafas karena beratnya medan yang dilalui bisa dengan mengamati keadaan gua Pasir. Dari ketinggian Gua Pasir ini kita dapat menebarkan pandangan menikmati panorama alam Desa Junjung dan sekitarnya.

Ternyata Gua Pasir itu hanya berupa lubang ceruk besar yang dipahat pada lereng batu besar. Tak ada lorong-lorong panjang yang saling menghubungkan di dalamnya seperti gua pada umumnya. Mulut gua mengarah ke timur laut dengan ukuran panjang 430 cm, lebar 190cm dan dalam ceruk 150 cm.

Yang menarik , di dalam ceruk itulah terdapat relief dalam tiga bagian . Di bagian tengah ceruk tampak relief seorang pria yang sepertinya sosok seorang raja, bangsawan atau kesatria dengan didampingi wanita.


Tampaknya relief itu menggambarkan mereka sedang bercumbu. Pada latar belakang relief-relief itu tampak seperti hiasan-hiasan berbentuk lonceng atau genta untuk beribadah dan bentuk gunungan pada wayang kulit.Saat menuruni kembali jalur berbatu itu, saya menjumpai formasi bebatuan yang bentuknya menyerupai kura-kura raksasasa lengkap dengan karapas ( tempurung ).
4. Candi Mirigambar

Sebenarnya di sekitar Situs Gua Pasir itu masih terdapat banyak situs purbakala lainnya. Tetapi karena lokasinya yang berada di daerah perbukitan dan untuk menuju ke lokasinya harus dengan mendaki perbukitan yang cukup terjal itu sedangkan stamina saya sudah banyak terkutas di Gua Pasir, akhirnya saya menuju ke lokasi berikutnya yaitu Candi Mirigambar.

Sepintas, candi ini kurang begitu menarik karena bentuk bangunannya yang tidak begitu jelas dan ukurannya juga cukup kecil. Tetapi begitu kita menyimak bangunan candi itu dengan seksama, ternyata di candi itu banyak terdapat keindahan yang terdapat pada relief-reliefnya.

Candi itu adalah Candi Mirigambar yang berada di Dusun Mirigambar Desa Mirigambar Kecamatan Sumbergempol. ada sebuah bangunan candi bernama Candi Mirigambar. Bila dilihat sepintas memang tak ada yang menarik dari Candi Mirigambar yang berlokasi di dekat perkampungan dan persawahan itu.

Bentuk bangunannya cukup kecil dengan keadaan beberapa bagian bangunannya tampak seperti mau ambruk saja. Disamping juga karena banyaknya lumut dan jamur di susunan batu candinya yang terbuat dari batu bata merah.

Namun jika mengamati relief-relief di dinding candi itu, ada yang menarik perhatian dengan adanya beberapa relief bergambar satwa seperti kelinci, anjing, burung, singa, dan udang. Konon, relief bergambar udang di Candi Mirigambar itu cuma ada di candi ini dan merupakan satu-satunya diantara candi-candi di Indonesia.

Ada juga beberapa relief sosok pria seperti seorang raja, ningrat atau keturunan bangsawan entah itu siapa yang dikelilingi oleh sosok lainnya semacam pembesar di kerajaan. Relief pria ningrat itu juga tampak menghiasi di bagian depan kaki candi sebelah kanan dan kiri.

Relief perahu yang didayung beberapa pria juga menghiasi dinding candi Mirigambar. Entah apa makna dan hubungan relief sosok pria dan yang lainnya itu dengan relief aneka satwa yang ada.



Baca juga dan Klik artikel menarik berikut ini :
Pengusaha Yang Menggelandang Tanpa Uang
Jenazah Utuh Dimakamkan 35 Tahun Di Tuban
Jenazah Utuh Dimakamkan 35 Tahun Di Tuban
Gaun Pengantin Terbuat dari 9999 Kuntum Mawar

Artikel-artikel Menarik lainnya bisa Anda baca
di Link berikut ini :
www.blogger.comblogspot.com


Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar